Jangan Gadaikan Hidupmu Pada Selembar Kertas

Jangan gadaikan hidupmu pada selembar kertas. Begitulah kira-kira harusnya kita berfikir ketika hendak ingin kuliah. Karena kertas saja tak cukup untuk hidup
1 July 2021
Mister Babeh Chelsea.

Apa yang kau pikirkan kawan? bertahun-tahun beraktivitas hanya untuk selembar kertas?

Aku sudah cukup melihat banyak sekali kekecewaan yang berbinar di sudut kelopak mata mereka.

Seakan-akan mereka hilang di dalam euforia kesarjanaan mereka.


Orang-orang berfikir dengan menjadi sarjana, Hidup mereka akan menjadi lebih baik. BIG NO!

Sarjana itu bukan dibuktikan dari selembar kertas

Seperti halnya Kyai, Ustad dan Haji, "Kata" tersebut adalah sebuah gelar kehormatan. Apakah Kyai butuh selembar kertas untuk menjadi Kyai? Jawabannya jelas tidak.

Seorang Kyai itu dapat dilihat dari aura (inner) yang terpancar atas kemampuannya (skill) dalam beragama. Lalu bagaimana dengan sarjana? jawabannya sama seperti itu. Seorang sarjana harus mempunyai (Inner) dan (Skill).

Apakah kertas membuktikannya? Justru kertas adalah senjata untuk orang yang ingin mempertanyakan, "apakah benar kamu adalah seorang sarjana?"

Lalu bagaimana langkah menjadi sarjana, Apakah sarjana harus mengkritik pemerintah? ya tidak juga, seorang sarjana tidak harus melulu mengkritik soal pemerintah, Setidaknya mereka punya ilmu yang lebih baik dan dibagikan ke orang sekitarnya.

Ada juga potret tentang seseorang yang merasa dirinya adalah seorang sarjana langsung merasa lebih pintar. Jangan karena menjadi sarjana kita merasa lebih pintar dari yang lulusan SD, SMP, SMA.

Bagaimana jika harus adu skill, lalu kita kalah? Apa tidak malu?

Lalu apakah pekerjaan untuk sarjana?

Di Dunia barat, hubungan antara pekerjaan dengan pendidikan yang ditempuh itu tidak secara langsung. Hal yang terjadi adalah pendidikan mengasah skill seseorang lalu skill itu membawa mereka ke pekerjaan tersebut.

Di Indonesia, Mind Maping seseorang masih sangat koservatif. "Jika kita kuliah ekonomi, maka kita menjadi akuntan". Lalu kalau kecakapan atau skillnya tidak punya bagaimana?

Apakah Menjadi Sarjana itu Penting?

Mari kita berhitung, katakan saja 1 semester kalian menghabiskan 10 juta untuk administrasi kuliah. Maka 8 Semester, totalnya adalah 80 Juta. Belum lagi Ongkos perhari dan waktu selama 4 tahun harus ditempuh.

Jika 80 Juta + Ongkos perhari dihabiskan selama 4 Tahun untuk usaha atau di deposit saja pada bank dengan keuntungan 4 persen setahun, What will you get?

Kuliah itu jangan main-main ada invest berjalan setiap waktunya. Harus ada kecerdasan yang kita dapat dari uang yang kita keluarkan.
Tapi apakah ada jaminan seseorang akan berhasil? Yaaaaaaa, itu bagaimana orang tersebut.

Jika kalian melihat seseorang yang kuliah di jurusan A tetapi sukses di bidang B, maka itulah yang disebut dengan skill.

Oleh karena itu, kalian harus mengasah skill kalian agar kehidupan kalian lebih baik, bukan dengan menggadaikan hidup dengan selembar kertas.

Mister Babeh Chelsea
mister babeh chelsea
Mister Babeh Chelsea adalah seorang Penulis, Videografer, Peneliti Muda, Sarjana Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Pemikir yang Ideal serta Realistik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright @ 2021 Misterbabehchelsea.com All right reserved
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram