Pendidikan, Ketidakefektivan dan Formalitas di Masa Pandemi

14 July 2021
Mister Babeh Chelsea.

Apakah kalian merasa ada yang aneh terhadap pembelajaran yang kalian sedang alami?

Ya, jangankan kalian yang sedang belajar, guru yang mengajarpun juga merasa aneh dan kebingungan. Hahahahahahaha. Memang lucu jika kita berkaca “sedang ngapain sih kita?”

 

Mengapa Pendidikan Indonesia Harus Tetap Berjalan?

Pembelajaran saat pandemi merupakan hal yang sangat tidak siap sama sekali namun harus tetap dilakukan oleh kita semua. Mengapa? Jawaban paling utamanya adalah ada ekonomi yang bergulir di dalam proses pendidikan tersebut. Kalian bisa bayangkan jika pendidikan mandek? Ada ekonomi yang macet, bagaimana nasib guru-guru? Mau makan apa mereka? Itulah salah satu dari banyak alasan mengapa Menteri Pendidikan kita memilih agar proses pendidikan tetap berjalan.

Apakah efisien pembelajaran saat pandemic?

Jelas tidak. Menteri Pendidikan dan petinggi yang mengurusi tentang pendidikan pun juga merasa bahwa ini sama sekali tidak efisien. Jangankan untuk belajar, Untuk bisa bertahan hidup saja kita sudah bersyukur.

Sisi baik dari sekolah tetap berjalan meski online adalah untuk merekatkan kita pada kegiatan yang penting. Jika saja jam sekolah tidak ada, mungkin waktu tersebut akan dipergunakan oleh peserta didik untuk bermain dan tentu saja hal tersebut akan memperbesar risiko kita terpapar virus Covid-19.

 

Apakah ini kemauan kita semua?

Setelah resmi pendidikan daring bertahan selama 18 bulan, tentu saja guru-guru dan murid sudah mulai gerah dengan keadaan ini. Guru mulai mengeluh dengan kurikulum yang dibuat untuk melakukan pembelajaran secara offline namun harus dilakukan secara online. Belum lagi laporan-laporan yang mereka harus buat tapi proses pembelajarannya tidak sempurna, hal tersebut akan membuat mereka kekurangan bahan dalam membuat laporan.

 

Dari sisi peserta didik tentu saja ini sama sekali tidak efisien, mereka harus memakai media-media yang belum terlalu cukup maju untuk beriteraksi dengan guru. Dan pastinya tidak ada sosial interaksi dengan sahabat-sahabat yang biasa mereka temui di sekolah.

 

Inilah pandemic, tentu saja semua orang tidak menginginkannya. Kita semua menginginkan semuanya kembali kepada waktu yang biasa saja, dimana kita mengikat tali sepatu lalu pamit pergi untuk menimba ilmu.

Dan kita harus percaya bahwa setiap badai itu ada akhirnya, dan kerjakan itu semua meski hanya formalitas.

 

Mister Babeh Chelsea
mister babeh chelsea
Mister Babeh Chelsea adalah seorang Penulis, Videografer, Peneliti Muda, Sarjana Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Pemikir yang Ideal serta Realistik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright @ 2021 Misterbabehchelsea.com All right reserved
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram